Mengenal Neraca Keuangan dan Komponen yang Ada di Dalamnya

Laporan keuangan menjadi hal yang penting sekali untuk diperhatikan dalam bisnis maupun perusahaan. Hal ini karena menyangkut banyak hal dan juga aspek. Bagian dari laporan keuangan yang tak kalah penting adalah neraca keuangan. Lalu, apa yang dimaksud dengan neraca keuangan dan bagaimana cara membuatnya? Simak pembahasannya dalam artikel berikut ini!

Pengertian Neraca Keuangan

Hal yang mendasar dari neraca keuangan adalah informasi mengenai aset, kewajiban pembayaran pada pihak terkait dalam operasional perusahaan, dan juga modal yang digunakan dalam waktu tertentu. Jenis neraca yang digunakan oleh setiap perusahaan pun tentunya akan berbeda, tergantung jenis bidang yang digeluti. Namun, tujuannya tetap sama, yaitu membantu pengelolaan keuangan dalam perusahaan tersebut.

Komponen pada Laporan Neraca Keuangan

Laporan neraca keuangan tentunya disajikan melalui teknik yang rapi dan juga dikerjakan dengan teliti. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui komponen-komponen yang ada di dalamnya guna menghasilkan laporan keuangan yang terpercaya. Komponen yang dibutuhkan tersebut antara lain:

1. Aset

Aset (aktiva) adalah keseluruhan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Hal ini berkaitan dengan nilai kekayaan dan juga kebutuhan perusahaan untuk tetap beroperasi. Aktiva ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Aset lancar: aset yang memiliki kegunaan dalam jangka pendek.
  • Aset tetap: aset yang manfaatnya memiliki masa lebih dari satu tahun.

2. Liabilities (kewajiban)

Komponen penting yang lainnya adalah kewajiban yang juga merupakan utang terhadap pihak lain yang harus dibayar. Hal ini biasanya meliputi utang, pendapatan, dan juga biaya jatuh tempo. Terdapat dua kewajiban dalam laporan neraca keuangan. Di antaranya adalah:

  • Utang/kewajiban lancar: kewajiban yang jatuh tempo dalam kurun waktu satu tahun.
  • Utang/kewajiban jangka panjang: kewajiban yang jatuh temponya lebih dari satu tahun.

3. Modal atau ekuitas

Modal atau ekuitas merupakan elemen yang terdapat dalam laporan keuangan dan dapat mencerminkan kepemilikan perusahaan. Hal ini dapat diartikan sebagai selisih antara komponen aset dan utang. Artinya, ekuitas dalam laporan neraca merupakan saldo akhir dari usaha. Macam-macam modal yang perlu diketahui antara lain:

  • Saham disetor (jumlah kas yang disetorkan oleh pemegang saham ke perusahaan)
  • Laba ditahan (laba perusahaan yang tidak dibagikan kepada pemegang saham)

Nilai ekuitas akan bertambah jika investor menambahkan investasinya ke perusahaan, tetapi ekuitas juga bisa mengalami penyusutan kalau investor menarik dana investasinya (prive).

Nilai ekuitas diperoleh dari jumlah aset dikurangi dengan kewajiban perusahaan. Contohnya PT Sehat Makmur memiliki jumlah aset sebesar Rp 500.000.000,- dan total kewajiban yang harus dibayarkan sebesar Rp 100.000.000,-, jadi nilai asetnya adalah Rp 400.000.000,-.

Hal-Hal Penting dalam Membuat Laporan Neraca Keuangan

Ketika Anda akan membuat laporan neraca keuangan, penting sekali untuk melihat contoh neraca keuangan dan juga mengetahui format neraca keuangan agar memiliki gambaran saat membuatnya. Namun, perhatikan pula empat hal berikut ini agar pembuatan laporan dapat berjalan dengan baik.

  1. Membuat jurnal neraca
  2. Memposting laporan laba rugi
  3. Menyusun laporan laba rugi
  4. Menyusun laporan perubahan modal

Dengan empat poin di atas, maka pembuatan laporan neraca keuangan pun akan lebih mudah. Itulah serba-serbi mengenai neraca keuangan yang penting sekali untuk diperhatikan. Agar laporan terbebas dari kekeliruan yang memungkinkan merugikan perusahaan, usahakanlah agar mempercayakannya pada orang yang kompeten atau mengerjakannya dengan teliti.

Manfaat Laporan Keuangan

Sesudah membahas mengenai pengertian laporan keuangan dan jenisnya, ada baiknya untuk membahas apa saja manfaat yang diperoleh selain untuk pengusaha ataupun bisnis. Adapun beberapa pihak yang mendapatkan keuntungan dari laporan keuangan.

Pihak pertama yaitu manajemen perusahaan, ia adalah orang terpenting yang berhak mengetahui laporan keuangan. Dengan begitu, pihak manajemen dapat memastikan semua proses kegiatan yang berkaitan dengan keuangan telah berjalan dengan baik. Manajemen juga akan mendukung perencanaan bisnis dimasa depan.

Pihak kedua yaitu investor, misalnya Anda merupakan investor dari sebuah perusahaan. Maka Anda berhak untuk mengetahui apakah modal yang perusahaan berikan telah digunakan dengan tepat. Sehingga Anda dan para investor lainnya akan merasa yakin pada bisnis tersebut.

Pihak ketiga yaitu kreditor, sebagai pihak yang memberikan pinjaman untuk mendukung bisnis Anda. Laporan keuangan berguna untuk menyatakan informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan sebagai bahan pertimbangan kreditor untuk menolak ataupun menyetujui pinjaman yang dipijamkan.

Pihak terakhir yang wajib mengetahui laporan keuangan perusahaan adalah pemerintah. Kewajiban membayar pajak merupakan sesuatu yang wajib dibayarkan sesuai dengan angka yang tertulis pada laporan pengusaha. Semakin awal membuat laporan, maka perusahaan Anda akan terhindar dari hal yang tidak diinginkan seperti penggelapan pajak.

Penutup

Demikianlah pengertian laporan keuangan, jenis dan manfaat yang dapat kami sampaikan. Jika Anda ingin menjalankan manajemen keuangan yang baik agar bisnis dapat berjalan dengan lancar, maka alangkah baiknya Anda menggunakan aplikasi neraca keuangan Jurnal by Mekari dan Anda tidak perlu khawatir karena aplikasi neraca keuangan Jurnal sudah terbukti membantu banyak bisnis perusahaan besar.

Jurnal by Mekari merupakan aplikasi neraca keuangan online dengan laporan keuangan seperti neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, dan lainnya. Tujuan Jurnal by Mekari adalah memudahkan pembukuan serta proses akuntansi pemilik bisnis.

Semua perusahaan dan pengusaha pasti menginginkan administrasi yang berjalan baik sementara masih banyak perusahaan yang kesusahan untuk mengelola administrasi yang baik, untuk itulah Jurnal by Mekari hadir sebagai Simple Online Accounting Aplikasi neraca keuangan untuk menunjang kesuksesan pebisnis.

Dengan menggunakan Jurnal by Mekari, maka lebih menghemat waktu proses administrasi dan operasional, dengan harga yang efisien, efektif dan cepat. Karena itu, pebisnis bisa lebih fokus untuk mengembangkan usahanya.

Jurnal by Mekari bisa diakses secara fleksibel, untuk berbagai perangkat dan kapan saja, selama terhubung dengan internet. Menggunakan aplikasi neraca keuangan ini menjadikan pengguna lebih mudah dalam membuat invoice atau faktur, mengecek inventori, serta membuat laporan keuangan.

Jadi, Jurnal by Mekari menjadikan pembuatan laporan keuangan perusahaan lebih mudah, aman, cepat, nyaman, dan datanya bisa diakses secara real-time. Menariknya, Jurnal by Mekari telah memiliki keamanan berstandar tinggi, ISO 27001, setara dengan bank, sehingga keamanan data perusahaan terjamin.

Selain itu, Jurnal memiliki banyak fitur didalamnya seperti:

  • Fitur pembelian di mana didalamnya terdapat fitur purchase order dan invoice dengan rinci dan lengkap.
  • Pembuatan faktur dan perhitungan pajak otomatis.
  • Cash link.
  • Pembuatan laporan keuangan dan masih banyak lagi fitur lainnya.
  • Manajemen Stok

Dengan menggunakan Jurnal, Anda juga dapat mengakses data secara realtime, kapan pun dan di mana pun. Nikmati kesempatan free trial aplikasi neraca keuangan Jurnal selama 14 hari.

Semoga bermanfaat!